"Benarkah Orang Yang Selfie Itu Psikopat"
Ada satu kajian teori yang masih saya ragukan pembuktiannya, dari seorang yang mengaku profesor (Nggak tau beneran pofesor apa profesor-2 an).
Begini kata dia...
Memajang Foto Selfie kata Psikolog Ohio State University termasuk Orang yang anti Sosial apalagi untuk Pria yang bisa berdampak buruk pada dirinya.
Foto Selfie adalah Narsisme yang berkaitan dengan kesombongan, lebih Percaya diri, atraktif, hobi memposting foto selfie, berindikasi seseorang itu psikopat yang diartikan tidak memiliki empati.
Profesor Jesse Fox, seorang pakar komunikasi memperingatkan bahwa kebiasaan ini akan membawa pada masalah yang lebih besar.
Hasil teori seorang Profesor Jesse fox, yang mengaku sebagai pakar komunikasi bahwa kebiasaan selfie akan membawa masalah besar, defresi masalah makan pada wanita.
Boleh dong saya menanggapi teori si profesor ini, yang tidak ada hasil empiriknya, dan jurnalnya aja belum pernah ada, mungkin karena kontroversi hati si profesor kali ya, makanya dia mengkaji kalau seseorang yang suka selfie itu psikopat, saya malah curiga jangan jangan dia yang seperti itu
Teori 1 Narsis, memang sih saya aku kalau orang yang suka selfie itu narsis, 100 % agree, itu membukti tingkat percaya diri sesorang, yang terkadang dibutuhkan untuk profesi tertentu, dan pasti membawa suasan segar jika kita bertemu dangan orang narsis....coba deh pasti suasan hening akan meledak tiba tiba heboh dan ramai, nah kalau ini bisa dibuktikan, atau gimana kalau si profesor coba selfie....
Teori 2 Sombong, kalau ini jelas tidak bisa dibuktikan oleh si profesor, karena apa tolak ukurnya, dan dari sisi mana kita melihat, kalau kita melihat foto selfie seseorang harus dari berbagai sisi, jangan menghubungkan dengan psikologi orang, melihat foto selfie dari sisi fotografi sangat berbeda jika dilihat dari sisi psikologi, karena dari sisi fotografi setiap detail foto adalah sesuatu yang bernilai, bahkan tidak jarang kita temukan karena foto selfie sesoarang yang akhirnya menjadi satu fokus berita dan memberikan keuntungan bagi orang lain, contoh nih foto selfie syahrini, itu kalau dari sisi pemberitaan akan sangat menguntungkan bagi penyedia berita, karena akan selalu menjadi hot news, juga trending topik di sosmed, apakah syahrini juga dikatakan sombong (Karena dia sering pamer kekayaan), tentu benar kalau dari cara pandang psikologi, tapi kalau anda bertanya pada saya yang hobi fotografi tentu saya bilang tidak benar, karena apa yang di posting syahrini akan sangat bernilai,
Teori 3 Psikopat, wow...saya juga ga tau lagi nih, cara pandang si profesor sampai berteori seperti itu, intinya dari mana kita memandang dan dari disiplin ilmu apa,..dan teori selfie psikopat itu juga ga bisa di buktikan, karena waktu jaman si profesor masih remaja belum ada tongsis dan smart phone...,
Teori 4 Anti-Sosial, nah ini parah lagi teori si profesor, kolot banget yan pikirannya, balikin ke penjelasan teori 2 aja deh, biar pada ngerti yang baca...
inti dari pembahasan dan sangkalan saya ini, melihat sesuatu itu harus dari berbagai sisi, lebih baik lagi dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan,

No comments:
Post a Comment